BEST OF HAWAII 07 Posted by admin on 2008-01-31 [ print article | tell friends ] Photos: Childs, Rahtu
Seperti tahun-tahun sebelumnya, di akhir tahun 2007 lalu beberapa surfer Indonesia menghabiskan waktu untuk menjajal ombak di Hawai. Simak pengalaman beberapa surfer berikut selama mereka di Hawai…
Marlon Gerber
A quick trip this winter for me. The waves were ok the whole time. There were a lot of rainy and stormy days with huge swells but it was out of control and messy. I met up with all the Rusty crew, Jamie, Josh, Kawika, Joey and Ryan Bautista. We had an awesome time.
The Rusty house was right in front of Log Cabins. We had BBQ and beers every afternoon and we had a bunch of girls hanging out in the house.. good times. Log Cabins was the spot to be this winter. I heard people say it was the best Logs they’ve seen. All the top guys were surfing it. Andy and Taj was blowing up one afternoon.
Rahtu Suargita
Tahun ini adalah tahun pertama saya datang ke Hawai. Saya sangat senang bisa berada disini, walaupun untuk sampai kesini perjalanannya cukup melelahkan. Pertama, saya berangkat dari Denpasar menuju Thailand dan bermalam disana. Keesokan harinya saya harus bangun saat subuh, sekitar pukul empat lalu terbang menuju Jepang dan harus transit selama hampir delapan jam disana! Setelah itu baru saya terbang ke Hawai selama enam jam lebih.
Setiba di Hawai, saya dijemput oleh Bobby Watanabe--salah satu teman seorang surfer Hawai yang sering datang ke Bali. Perjalanan dari Honolulu Airport menuju North Shore begitu menyenangkan karena semuanya adalah hal yang baru bagi saya.. terutama mengemudikan mobil di sisi kanan jalan, bukannya di kiri seperti di Indonesia. Hal ini membuat saya sedikit bingung.
Selama di North Shore saya dan Betet tinggal dengan salah seorang teman seorang lokal yang juga rider RVCA yaitu Rory Parker. Sementara Bali Boys lainnya seperti Raditya, Mega, dan One tinggal di rumah Kahea Heart, Bol tinggal di Volcom House tepat di depan Pipeline, sedangkan Mustofa tinggal di Quiksilver House di Sunset Beach. Saya sangat senang tinggal di tempat Rory yang dekat dengan Pipeline, Off the Wall, V-land, Rocky Point, dan Sunset Beach.
Dede Suryana
Seperti musim dingin tahun lalu, ombak di North Shore gak terlalu bagus. Angin dan hujan terus.. pokoknya kondisinya gak mendukung untuk surfing. Walaupun hujan dan angin, kami selalu surfing dan mencoba kegiatan lain. Sempat datang ombak besar selama dua hari, namun hari berikutnya hujan dan angin pun datang lagi hingga North Shore gelap gulita karena akibat hujan deras yang disertai angin kencang itu membuat beberapa tiang listrik ambruk dan ‘memadamkan’ North Shore.
Masalah yang juga timbul adalah para surfer pada kebingungan mencari makan. Bagi yang gak punya kendaraan terpaksa harus naik bis atau mengayuh sepeda untuk mencari makan. Ngomongin soal makan nih.. untungnya di rumah tempat tinggal tim Hurley ada sedikit makanan, tapi harus dibakar atau sama sekali gak makan. No ATM, no money ,only Rupiah di dompet.
Swell besar yang datang selama dua hari ke North Shore juga telah membuat terjadinya ombak besar di Waimea Bay. Hari itu saya main di Phantom bersama Kahea dan Dom dengan memakai jet ski. Angin badai dan ombak besar jadi tantangan main disana.
Check out SURF TIME MAGAZINE for full story
|